Mengenal Psoriasis, Si Penyebab Gatal dan Pengganggu Penampilan

Selasa, 04 Juni 2024

RSPI Facebook linkRSPI twitter linkRSPI Linkedin link
RSPI link

Kulit merupakan lapisan terluar tubuh kita, maka, ketika ada masalah pada kulit kita, bisa langsung terlihat oleh orang lain

Mengenal Psoriasis, Si Penyebab Gatal dan Pengganggu Penampilan

Kulit merupakan lapisan terluar tubuh kita, maka, ketika ada masalah pada kulit kita, bisa langsung terlihat oleh orang lain. Apalagi bila Anda punya masalah psoriasis. Di beberapa area, tampak kulit kering, tebal, kemerahan, gatal, dan terasa bersisik.


Selain mengganggu penampilan, kabarnya kondisi ini tidak dapat disembuhkan. Benarkah?


Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang ditandai dengan pertumbuhan sel kulit baru yang terlalu cepat. Akibatnya, sel kulit baru akan terus menumpuk hingga kulit menjadi tampak kemerahan, tebal, bersisik, dan kadang disertai rasa gatal yang mengganggu.


Masih belum diketahui pasti penyebab dari psoriasis, para ahli menyimpulkan bahwa penyakit ini berhubungan dengan fungsi autoimun di dalam tubuh. Meski demikian, gejala psoriasis dapat bervariasi pada setiap orang.


Jenis-jenis Psoriasis

Biasanya kondisi ini bergantung dengan tipe penyakitnya, yaitu:


1. Psoriasis Plak

Psoriasis yang paling umum dimiliki orang di mana kulit nampak kering, tampak menebal, dan bersisik. Plak yang timbul dapat menyebabkan rasa sakit dan gatal sehingga ada rasa terbakar pada area yang terkena. Tipe ini dapat terjadi pada jaringan lunak, termasuk pada alat kelamin dan sekitar mulut Anda.


2. Psoriasis Kuku

Psoriasis yang muncul di sekitar kuku kaki dan tangan. Biasanya terjadi di sekitar pinggir kuku sehingga membuat kuku dan kulit terpisah. Pada kasus yang lebih lanjut, kuku dapat terlepas


3. Psoriasis Kulit Kepala

Psoriasis yang muncul pada daerah kulit kepala. Pada daerah tersebut dapat berwarna merah, gatal, dan bersisik putih keperakan. Tipe ini juga dapat melewati garis rambut.


4. Psoriasis Gutata

Psoriasis yang ditandai dengan munculnya benjolan kecil di kulit secara tiba-tiba dan tidak menular. Tipe ini dipicu oleh infeksi bakteri seperti radang tenggorokan dan dapat terjadi pada lengan, kaki, dan kulit kepala.


5. Psoriasis Inversa

Umumnya terjadi pada kulit di ketiak, selangkangan, di bawah payudara, dan di sekitar alat kelamin. Kondisi psoriasis ini dapat diperparah dengan gesekan dan keringat sehingga akan tampak bercak halus merah pada kulit atau terlihat seperti kulit yang meradang.


6. Psoriasis Pustular

Psoriasis Pustular biasanya muncul pada tangan dan kaku atau ujung jari. Tipe ini berkembang dengan cepat dan dapat mengganggu aktivitas karena dapat melepuh berisi nanah. Psoriasis ini juga dapat menyebabkan demam, menggigil, gatal parah, dan diare.


7. Psoriasis Eritroderma

Tipe psoriasis yang paling tidak umum. Biasanya menutupi seluruh tubuh dengan ruam merah yang mengelupas hingga gatal dan menimbulkan sensasi seperti terbakar


8. Psoriasis Arthitris

Psoriasis yang tidak hanya membuat kulit meradang namun juga membuat sendi bengkak dan nyeri layaknya khas dari arthritis. Tipe ini dapat menyerang sendi manapun di tubuh.


Penyakit ini merupakan penyakit yang bersifat berulang atau dapat kambuh kembali dan dapat menjangkit semua orang di segala usia. Selain itu belum ada obat untuk menyembuhkan psoriasis secara total, sehingga penderita tetap harus menghindari faktor-faktor yang menjadi pemicu.


Selain karena masalah autoimun, ada beberapa faktor yang menjadi pemicu terjadinya psoriasis, salah satunya adalah stres.


Pengelolaan stres yang baik dan menjalani gaya hidup sehat dapat membantu menghentikan kekambuhan psoriasis. Berikut ini cara-cara lain yang dapat Anda lakukan:


  • Hindari rokok dan alkohol
  • Jaga berat badan yang ideal
  • Pilih makan makanan sehat
  • Olahraga yang cukup
  • Jaga kulit tetap lembap dengan mandi hanya 1-2 kali perhari. Hindari mandi lebih dari 15 menit dan menggunakan air panas
  • Pilih sabun yang lembut dan mengandung pelembap, hindari penggunaan spons, dan keringkan kulit dengan handuk dengan cara menempelkan bukan menggosok
  • Pakai pelembab tanpa pewangi segera setelah mandi. Pelembab yang kental seperti “balm”, body butter, dan krim lebih baik daripada losion. Apabila kurang nyaman, pakai losion di pagi hari dan krim yang lebih kental di malam hari
  • Hindari produk perawatan tubuh yang mengandung pemutih dan tambahan pewangi


Apakah Psoriasis Bisa Sembuh?

Psoriasis tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Namun, dengan pengobatan yang tepat, gejala psoriasis dapat dikendalikan dan sering kali masuk ke dalam fase remisi, di mana gejala berkurang atau hilang sama sekali untuk periode waktu yang lama.


Tujuan utama dari pengobatan psoriasis adalah untuk mengurangi gejala, memperbaiki kualitas hidup, dan mencegah komplikasi. Perawatan yang efektif dapat mengurangi peradangan, memperlambat pertumbuhan sel kulit, dan mengelola gejala lainnya, memungkinkan penderita untuk hidup lebih nyaman.


Penting untuk diingat bahwa respons terhadap pengobatan dapat bervariasi antar individu, dan sering kali diperlukan pendekatan trial-and-error untuk menemukan regimen pengobatan yang paling efektif. Selain itu, perawatan jangka panjang dan pemantauan berkala oleh dokter sangat penting untuk mengelola kondisi ini dengan sukses.


Terapi Penanganan Psoriasis

Saat ini sudah banyak pilihan terapi penanganan seperti krim, terapi sinar, terapi laser, obat minum hingga terapi pengobatan terkini dengan biologic agent untuk meredakan atau mengendalikan gejala psoriasis.


Terapi pengobatan biologic agent dapat diberikan untuk Anda yang memiliki derajat psoriasis yang parah atau dengan keterlibatan area permukaan tubuh, disertai salah satu dari 4 kriteria berikut:


  • Tidak memberikan respon baik dengan minimal 2 terapi sistemik standar
  • Memiliki efek samping pada pengobatan sistemik
  • Kontraindikasi terhadap terapi sistemik konvensional
  • Pasien psoriasis artritis karena berpotensi terjadi kerusakan sendi


Namun demikian penanganan ini tidak diperbolehkan untuk ibu hamil dan menyusui, berusia kurang dari 18 tahun, mempunyai penyakit sistemik, jantung, atau kanker, serta untuk Anda yang memiliki kelainan neurologis.


Sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kulit dan kelamin agar dapat menentukan terapi penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.