Close
Close Language Selection

CENTRE OF EXCELLENCE RS Pondok Indah IVF Centre


RS Pondok Indah IVF Centre

RS Pondok Indah IVF Centre menghadirkan harapan baru untuk miliki buah hati. Layanan ini didukung oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi (kebidanan dan kandungan) konsultan fertilitas dan endokrinologi reproduksi yang berpengalaman di bidangnya. Klinik ini menangani program in vitro fertilization (IVF, bayi tabung), inseminasi buatan, kondisi gangguan sperma, dan semua penyebab yang menggganggu kesuburan, seperti PCOS, polip, kista, serta penyebab lainnya.

Teknologi medis terdepan lengkap tersedia di RS Pondok Indah IVF Centre untuk memaksimalkan keberhasilan proses yang dijalani, di antaranya intracytoplasmatic morphologically-selected sperm injection (IMSI) yang memungkinkan pemilihan sperma terbaik melalui pembesaran hingga 6.000 kali, timelapse incubator yang dapat memantau perkembangan embrio setiap 5 menit, serta pre-implantation genetic testing (PGT) untuk mendeteksi kelainan genetik sebelum embrio ditransfer ke rahim.

Layanan RS Pondok Indah IVF Centre didukung oleh layanan kesehatan berkualitas RS Pondok Indah – Pondok Indah yang telah mendapatkan akreditasi JCI, standar akreditasi internasional untuk penyediaan layanan yang aman dan berkualitas. Persiapan proses bayi tabung dan inseminasi buatan dilakukan secara menyuluruh dengan bantuan screening fertilitas dan pemeriksaan darah yang holistik.

RS Pondok Indah IVF Centre berlokasi di lantai khusus di RS Pondok Indah – Pondok Indah dengan desain interior yang mengutamakan privacy dan kenyamanan pasien.

Conditions

Berbagai gangguan kesuburan yang disebabkan oleh:

  • Gangguan pematangan telur
  • Endometriosis dan adenomiosis, ditandai salah satunya oleh gangguan menstruasi
  • Sumbatan saluran telur
  • Keguguran berulang
  • Fibroid/miom
  • Sindrom ovarium polikistik (SOPK) atau polycistic ovarian syndrome (PCOS)
  • Polip endometrium
  • Perdarahan abnormal uterus
  • Gangguan sperma

Treatments We Offer

Screening Infertilitas

Screening yang digunakan untuk mencari tahu penyebab ketidaksuburan yang dialami dengan melakukan pemeriksaan, sebagai berikut: 

  • USG Transvaginal
    Pencitraan ultrasonografi melalui alat kelamin wanita untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab ketidaksuburan yang terjadi akibat kelainan pada rahim, saluran telur, indung telur, maupun vagina.
  • Analisis sperma
    Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengevaluasi sperma pada pria, baik dari segi bentuk, jumlah, gerakan, dan kualitas sperma.
  • Histerosalfingografi
    Pemeriksaan untuk memvisualisasi dan mendeteksi kelainan pada rahim dan patensi saluran telur pada wanita yang dapat menyebabkan ketidaksuburan.
  • Kadar hormon dalam darah (FSH, LH, prolaktin, estradiol, progesteron, AMH)
    Penilaian kadar hormon dalam darah digunakan untuk menilai fungsi ovulasi (proses pelepasan telur ke rahim).

Konseling dengan Dokter Konselor 
Pelayanan konseling dengan dokter konselor IVF membantu menjawab setiap pertanyaan yang berhubungan dengan program kehamilan khususnya IVF. Dokter konselor akan mendampingi pasangan suami istri yang membutuhkan informasi dan dukungan secara personal selama menjalani program kehamilan.

Office Hysteroscopy
Prosedur yang dilakukan untuk memvisualisasi dan mendeteksi kelainan pada rahim yang berpotensi menjadi penyebab ketidaksuburan dengan menggunakan teleskop kecil (histeroskop) tanpa sayatan.

Intra-Uterine Insemination (IUI)
Pelayanan gangguan kesuburan dengan cara memasukkan sperma ke dalam rongga rahim wanita untuk memfasilitasi pembuahan.

In Vitro Fertilization (IVF) atau Bayi Tabung
Suatu teknologi reproduksi berbantu untuk mempertemukan sel telur matang dari seorang wanita dengan sperma pria yang telah dipersiapkan sehingga terjadi pembuahan yang berada di luar tubuh. Embrio yang telah terbentuk pascapembuahan akan dimasukkan kembali ke rahim ibu untuk berkembang seperti kehamilan pada umumnya.

MESA, TESA, PESA, & TESE
Teknik pengambilan sperma dari buah zakar pria yang mengalami gangguan produksi atau sumbatan pada saluran sperma. 

  • Microsurgical Epididymal Sperm Aspiration (MESA): pengambilan sperma dengan teknik mikrooperatif dari epididimis
  • Percutaneous Epididymal Sperm Aspiration (PESA): pengambilan sperma secara perkutan dari epididimis 
  • Testicular Sperm Aspiration (TESA): aspirasi sperma pada buah zakar atau testis, organ penghasil sperma
  • Testicular Sperm Extraction (TESE): pengambilan sperma melalui sayatan kecil di buah zakar

Tindakan PESA dan TESA bersifat minimal invasive sehingga nyeri minimal dan recovery pascaoperasi menjadi lebih singkat. Teknik MESA dan TESE memungkinkan pengambilan sperma dengan kuantitas yang lebih besar, serta dapat menjadi pilihan pengambilan sperma jika simpan beku sperma diinginkan.

Simpan beku sel telur, sperma, atau embrio
Penyimpanan sperma, sel telur, atau embrio dengan menggunakan teknik vitrifikasi pada suhu sangat rendah (-196 derajat celcius). Simpan beku ini terdiri dari: 

  • Simpan beku sel telur dan embrio
  • Simpan beku sperma

Melalui teknik penyimpanan ini, sel sperma, telur, atau embrio dapat bertahan dalam jangka waktu lama dan dapat digunakan sewaktu-waktu apabila diperlukan. Simpan beku sel telur dan embrio dapat menjadi alternatif bagi wanita yang ingin menunda kehamilan, memiliki resiko menopause dini, maupun akan memulai terapi kanker. Simpan beku sperma dapat digunakan pada pria yang berpotensi memiliki abnormalitas sperma di masa mendatang.

Laparoskopi 
Prosedur yang membantu visualisasi rongga perut dan ovarium menggunakan alat sejenis teleskop dan sistem serat optik. Tindakan bedah minimal invasive ini juga memungkinkan dokter untuk melakukan pembedahan terkait kelainan yang menyebabkan infertilitas, seperti mioma, kista, dan sebagainya.

Medical Technology

Intracytoplasmatic Morphologically-selected Sperm Injection (IMSI)
Teknik yang digunakan untuk memilih sel sperma terbaik sebelum disuntikkan ke sel telur. Proses pemilihan sel sperma terbaik menggunakan bantuan teknologi pencitraan yang mampu memperbesar gambar hingga 6.000 kali, berbeda dengan teknologi pendahulu yang hanya menggunakan pembesaran 200-400 kali, sehingga mampu meningkatkan keberhasilan pembuahan.

Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI)
Teknik ICSI merupakan teknik pembuahan dengan menyuntikkan sperma terpilih langsung ke dalam sel telur. Teknik ini terbukti memiliki angka keberhasilan hingga 79 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional.

Laser Hatching
Teknologi laser terkini yang membantu penipisan dinding sel embrio untuk meningkatkan peluang embrio menempel di dinding rahim (implantasi) dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan.

Timelapse Incubator
Alat inkubator canggih yang mampu memberikan gambaran perkembangan embrio setiap lima menit tanpa memindahkannya ke mikroskop biasa, yang berisiko menempatkan embrio pada lingkungan yang tidak stabil. Penggunaan time-lapse incubator juga membantu pemilihan embrio berkualitas terbaik yang berpotensi meningkatkan kemungkinan keberhasilan bayi tabung.

Oocyte Imaging System 
Lensa khusus yang digunakan untuk melihat kematangan sel telur (oosit) berdasarkan susunan benang spindle (benang pembelahan) sehingga memungkinkan pemilihan sel telur terbaik yang digunakan dalam proses pembuahan, serta meningkatkan keberhasilan program bayi tabung yang dijalani.

Pre-Implantation Genetic Testing (PGT)
Teknologi terbaru dengan menggunakan metode next generation sequencing (NGS) untuk mengidentifikasi abnormalitas struktur kromosom secara dini, sebelum embrio dipindahkan ke rahim ibu sehingga mengurangi risiko keguguran dan kelahiran anak dengan gangguan genetik. 

Frequently Asked Question (FAQ)

Berapa jumlah embrio yang ideal untuk ditransfer?
Biasanya, dua embrio diletakkan di dalam uterus pada saat embryo transfer (ET). Hal ini dilakukan karena kemungkinan terjadinya kehamilan lebih rendah jika hanya satu embrio yang ditransfer/dipindahkan. Tapi, ada kemungkinan terjadinya kehamilan kembar tiga jika tiga embrio yang dipindahkan. Kehamilan kembar tiga mengakibatkan kemungkinan terjadinya kelahiran prematur lebih besar sehingga harus dicegah.

Namun demikian, keputusan pada setiap kasus akan tergantung pada berbagai faktor. Transfer tiga embrio dapat dipertimbangkan jika Anda berusia lebih dari 35 tahun, mempunyai kadar FSH basal yang meningkat, atau tidak berhasil pada program IVF sebelumnya.

Apakah istirahat total di tempat tidur perlu dilakukan setelah ET?
Tidak ada perbedaan yang jelas untuk kemungkinan terjadinya kehamilan jika Anda melakukan istirahat total di tempat tidur atau tidak. Namun, akan lebih baik jika Anda tidak melakukan aktivitas berat setalah proses ET.

Dapatkah saya berhubungan seksual dengan suami saya dalam waktu 2 minggu setelah ET?
Belum ada bukti bahwa menghindari senggama selama 2 minggu setelah ET membuat perbedaan dalam kemungkinan terjadinya kehamilan. Meski demikian, banyak pasangan yang lebih memilih untuk menghindarinya.

Faktor-faktor apa yang mempengaruhi keberhasilan dalam program IVF/bayi tabung?
Kemungkinan kehamilan dipengaruhi oleh usia Anda dan kadar FSH basal. Secara umum, makin muda usia Anda maka akan semakin baik hasilnya. Kemungkinan terjadinya kehamilan juga tergantung pada jumlah embrio yang dipindahkan. Walaupun semakin banyak jumlah embrio yang dipindahkan akan meningkatkan kemungkinan terjadi kehamilan, tapi kemungkinan terjadinya kehamilan multipel dengan kelahiran prematur juga lebih besar.

Dapatkah embrio beku saya bertahan hidup dalam penyimpanan?
Kualitas embrio Anda menjadi penentu utama untuk bertahan hidup dalam pembekuan. Harapan hidup embrio beku dalam penyimpanan berkisar 80%. Kualitas embrio sangat ditentukan oleh kualitas sel telur/oosit dan sperma.

Our Doctors

RS Pondok Indah IVF Centre memiliki tim dokter berpengalaman yang ahli di bidang Fertilitas Endokrinologi Reproduksi, serta didukung oleh ahli embriologi terlatih yang telah tersertifikasi untuk membantu mewujudkan keinginan pasangan suami istri mendapatkan buah hati.




 

Jadwal Praktik Dokter

Untuk melihat jadwal praktik dokter, silakan klik link di bawah ini:

Jadwal Praktik Dokter RS Pondok Indah IVF Centre 

Contacts

RS Pondok Indah - Pondok Indah Lantai 6
Perjanjian:
Call Centre (62-21) 765 7525 Ext.2
Informasi: RS Pondok Indah IVF Centre
Telepon: (62-21) 769 3209 Ext. 6410 (direct)
Email: ivf@rspondokindah.co.id
Jam Operasional:

  • Senin-Sabtu: 08.00 - 20.00 WIB

Klik tombol di bawah ini untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai RS Pondok Indah IVF Centre. Tim kami akan segera menghubungi Anda.

Contact Us

Call Ambulance Call Ambulance
Find a Doctor Find a Doctor