Flu Singapore, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Tuesday, 28 May 2024

RSPI Facebook linkRSPI twitter linkRSPI Linkedin link
RSPI link

Flu Singapore ditandai dengan demam, sakit tenggorokan dan muncul bintil berisi air di rongga mulut yang pecah menjadi sariawan. Kenali cara penyembuhannya.

Flu Singapore, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Penyakit yang lebih sering dialami oleh balita ini sebenarnya sudah tidak asing lagi. Namun, flu Singapore bisa saja menginfeksi orang dewasa, terutama mereka dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.


Gejala flu Singapore sebenarnya sangat khas, tetapi bisa saja menyerupai penyakit lain. Agar tidak salah, ketahui informasi mengenai flu Singapore dalam artikel ini.


Penularan Flu Singapore

Flu Singapore atau flu Singapura disebabkan oleh infeksi Enterovirus, khususnya virus Coxsackievirus dan Human Enterovirus 71 (HEV 71).


Penularan flu Singapore lebih mudah terjadi pada anak maupun di daerah yang padat penduduk, karena penyakit ini ditularkan melalui udara (airborne disease). Jadi, ketika Anda maupun si kecil menghirup udara yang tercemar percikan dahak penderita flu Singapore, virus akan masuk dan menginfeksi tubuh. Terjadinya infeksi flu Singapore menandakan bahwa sistem kekebalan tubuh telah kalah melawan infeksi virus penyebab flu Singapore. 


Cairan tubuh lain, seperti ingus, cairan dalam lepuhan yang pecah, maupun dari tinja yang telah terinfeksi virus penyebab flu Singapore juga bisa menjadi sumber penularan. Berbagai sumber penularan ini dapat menginfeksi ketika kita berbicara dalam jarak dekat dan berbagi alat makan dengan penderita, menyentuh benda, termasuk gagang pintu dan meja, yang telah terkontaminasi.


Gejala Flu Singapore

Masa inkubasi flu Singapore adalah selama 3-6 hari sejak terpapar dengan sumber infeksi. Adapun gejala awal yang akan dikeluhkan penderita flu Singapore adalah demam dan sakit tenggorok. Sekitar 1-2 hari sejak terjadi demam akan muncul gejala lain, yakni bintil berisi air di rongga mulut yang kemudian akan pecah dan menjadi sariawan. Bintil ini pertama kali muncul di bagian pangkal tenggorok atau dekat amandel baru kemudian ke bagian depan.


Bersamaan dengan munculnya bintil dalam rongga mulut, penderita flu Singapore juga akan mengalami ruam merah pada telapak tangan, telapak kaki serta bokong atau bagian yang tertutup popok. Penderita flu Singapore juga biasanya akan mengeluhkan badan pegal-pegal. Pada anak akan tampak lebih rewel. Kebanyakan pasien juga kurang nafsu makan, hingga tidak mau makan dan minum, karena sakit tenggorok yang dialami.


Cara Menyembuhkan Flu Singapore

Sebenarnya flu Singapore tidak memerlukan penanganan khusus, karena infeksi oleh virus umumnya akan sembuh sendiri dalam waktu 10 hari. Namun, beberapa penanganan perlu dilakukan untuk meredakan gejala yang dialami, serta mencegah terjadinya komplikasi.


Untuk mempercepat penyembuhan flu Singapore, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Berikan makanan yang bertekstur lembek, tidak asam, dan tidak panas
  • Pastikan kebutuhan cairan harian terpenuhi
  • Berikan kompres untuk meredakan demam


Apabila demam sudah terjadi selama 3 hari dan tidak ada perbaikan, bahkan gejala flu Singapore yang muncul lebih parah, memeriksakan diri ke dokter adalah hal yang penting dilakukan. Dengan berkonsultasi ke dokter, penanganan tepat dapat diberikan.


Penanganan yang dilakukan dokter meliputi peresepan obat penurun demam, yang juga bisa meredakan nyeri akibat sariawan dalam rongga mulut. Selain itu, dokter juga akan meresepkan obat kumur maupun oles atau semprot untuk meredakan dan mengatasi sariawan serta sakit tenggorokan.  


Sayangnya, sampai saat ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi flu Singapore, sehingga kemungkinan infeksi flu Singapore bisa berulang. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena ada beberapa pencegahan yang dapat diterapkan.


Beberapa upaya untuk mencegah infeksi flu Singapore, sekaligus penularannya, adalah dengan sering mencuci tangan, menerapkan etika batuk, tidak berbagi penggunaan peralatan makan, serta menghindari kontak dengan anak maupun orang dewasa yang sedang menderita kondisi ini.


Flu Singapore umumnya tidak berbahaya, tetapi kondisi ini tetap memerlukan perhatian dan penanganan yang tepat. Jadi, jangan berpikir dua kali untuk memeriksakan si kecil ke Dokter Spesialis Anak atau memeriksakan diri Anda ke dokter jika menemukan beberapa keluhan yang menyerupai gejala Flu Singapore. Pemeriksaan terutama diwajibkan jika keluhan dialami oleh bayi yang belum genap berusia 6 bulan maupun keluhan tidak membaik dalam 10 hari.