Teknologi Operasi Sendi Lutut untuk Mengatasi Pengapuran Lutut

Tuesday, 16 July 2024

RSPI Facebook linkRSPI twitter linkRSPI Linkedin link
RSPI link

Operasi pengapuran sendi lutut dilakukan dengan Computer Asissted Surgery (CAS), yakni kombinasi antara teknologi komputer dengan keterampilan dokter bedah.

Teknologi Operasi Sendi Lutut untuk Mengatasi Pengapuran Lutut

Osteoporosis adalah penyakit yang menyebabkan pengeroposan sehingga tulang mudah patah. Kondisi yang juga dikenal dengan pengeroposan tulang ini tidak menimbulkan nyeri maupun keluhan lain, sampai mengalami komplikasi yang paling sering berupa patah tulang.


Sedangkan pengapuran atau osteoarthritis akan menyebabkan gangguan dalam sendi. Meski pengapuran tulang dapat terjadi di mana saja, tumit, pergelangan kaki, tangan, panggul, atau lutut merupakan bagian yang paling sering mengalami pengapuran. Kondisi ini lebih sering terjadi pada lansia dan menyebabkan peradangan, berupa nyeri sendi pada bagian yang terdampak. Pengapuran pada sendi lutut akan mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti kesulitan berjalan.


Dengan perkembangan teknologi, terdapat beberapa pilihan penanganan pengapuran tulang untuk mengatasi gejala yang dialami. Penanganan yang tepat juga memungkinkan orang yang mengalami pengapuran lutut untuk tetap dapat beraktivitas seperti biasa, tanpa rasa nyeri.


Sekilas Mengenai Pengapuran Tulang (Osteoarthritis)

Osteoarthritis atau pengapuran tulang adalah penyakit yang ditandai dengan kerusakan tulang rawan sehingga mengakibatkan peradangan pada sendi.


Ada dua faktor yang sangat berpengaruh untuk terjadinya pengapuran pada sendi lutut, yakni usia (lebih dari 50 tahun) dan berat badan berlebih (gemuk). Selain itu, wanita juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami osteoarthritis dibandingkan dengan pria.


Osteoarthritis termasuk salah satu contoh penyakit degeneratif. Artinya, kondisi ini terjadi karena proses penuaan, dan akan makin memburuk tanpa penanganan yang tepat.


Oleh sebab itu, segera periksakan diri ke dokter spesialis ortopedi ketika Anda merasakan nyeri atau kekakuan sendi maupun gejala pengapuran tulang yang lain. Jangan menunggu sampai aktivitas terganggu, karena osteoarthritis perlu ditangani sesegera mungkin.


Baca juga: Lutut Sehat, Mobilitas Lancar



Penanganan Pengapuran Tulang

Pengobatan pengapuran sendi lutut sangat beragam, tergantung dari tingkat keparahan pengapuran itu sendiri. Beberapa bentuk penanganan medis untuk pengapuran lutut mencakup:


  • Pemberian obat-obatan. Untuk mengatasi rasa nyeri yang timbul karena peradangan sendi. Obat tersebut di antaranya, obat antiinflamasi nonsteroid, kortikosteroid, dan obat antinyeri.
  • Fisioterapi. Untuk mengembalikan kekuatan otot dan sendi, dokter akan menyarankan pasien osteoarthritis untuk melakukan terapi fisik atau fisioterapi.


Selain itu, dokter juga akan menyarankan penderita pengapuran tulang untuk mengubah pola hidup sehat, dengan mengurangi berat badan, olahraga rutin, dan mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan tulang.


Bila pengobatan tidak memberikan hasil yang memuaskan, dokter akan menyarankan tindakan pembedahan atau operasi untuk mengatasi pengapuran tulang. 


Baca juga: Olahraga Tepat bagi Penderita Osteoarthritis


Operasi untuk Pengapuran Lutut

Operasi untuk pengapuran sendi lutut yang sederhana adalah arthroscopy atau sering dikenal sebagai operasi ‘teropong sendi lutut’. Operasi ini akan membersihkan ‘kotoran’ atau ‘debri’ yang dihasilkan oleh proses pengapuran. 


Pada kasus pengapuran lanjut, seringkali pasien terpaksa harus menjalani operasi total knee arthroplasty (TKA) atau ‘ganti sendi lutut’ agar dapat kembali melakukan aktivitasnya.


Operasi penggantian lutut total bukanlah hal baru. Operasi ini telah dipraktikkan di seluruh dunia selama 40 tahun, dan sekarang prosedur operasi ini telah disempurnakan ke titik di mana ratusan ribu orang setiap tahun akan kembali ke kehidupan normal tanpa rasa sakit.


Baca juga: Nyeri Panggul, Tangani Nyeri dengan Tepat



Di Jakarta Knee & Shoulder Orthopedic Sport Center (JKOSC), operasi penggantian sendi lutut dilakukan dengan menggunakan sistem navigasi atau yang dikenal sebagai computer asissted surgery (CAS). Teknik CAS menggabungkan teknologi komputer canggih sebagai alat bantu untuk memaksimalkan keterampilan seorang dokter ortopedi untuk mendapatkan hasil operasi penggantian sendi lutut yang optimal.


CAS didefinisikan sebagai operasi yang dilakukan dengan menggunakan komputer sebagai pedoman dan alat validasi. Seperti pada sistem navigasi di mobil yang sekarang populer, sistem navigasi bedah memberikan ahli bedah informasi penting selama operasi. 


Sistem ini menyediakan panduan posisi yang tepat ketika memperbaiki sendi yang rusak berdasarkan anatomi tubuh masing-masing pasien dan menyarankan ukuran alat yang sesuai untuk digunakan serta menyarankan posisi yang tepat.


Pada saat operasi, sistem komputer akan merekam lutut pasien secara digital, kemudian menciptakan rekonstruksi gambar tiga dimensi yang sama dengan lutut pasien, sehingga dokter mendapatkan informasi yang tepat mengenai kondisi lutut pasien. 


Berdasarkan gambar tersebut, komputer akan memberikan simulasikan hasil operasi sebelum operasi dimulai. Dengan menggabungkan gambar digital dari lutut pasien dengan software khusus, perangkat keras komputer dapat melacak posisi tepat dari lutut pasien, implan, dan instrumen dokter spesialis bedah tulang selama prosedur operasi berlangsung.


Baca juga: Teknologi Operasi Sendi Lutut


Hal ini seolah-olah kaki pasien memiliki sistem pelacakan satelit menggunakan komputer untuk mengikutinya selama operasi. Dengan CAS, dokter ahli bedah tetap melakukan operasi. Komputer hanya memberikan informasi tentang kondisi lutut pasien dan memberitahu dokter ahli bedah tentang apa yang harus dilakukan. 


Mengingat bahwa geometri lutut setiap pasien berbeda, maka CAS akan sangat membantu dokter ahli bedah untuk bisa mencapai hasil yang maksimal. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa dengan menggunakan sistem CAS, hasil operasi menjadi lebih akurat terutama dalam ‘alignment’ (tungkai menjadi lurus) dan memberikan fungsi lutut lebih baik, lutut dapat ditekuk dengan lebih baik. 


Di samping peralatan yang dipakai, keseimbangan jaringan lunak di sekitar sendi menjadi perhatian penting. Teknik CAS, secara akurat, mampu menilai keseimbangan jaringan lunak, sehingga dokter ortopedi tidak perlu memotong terlalu banyak jaringan lunak seperti otot dan ligamen selama operasi. Teknik ini juga mengurangi waktu pemulihan dan rehabilitasi pasien.


Memastikan pilihan penanganan terbaik untuk pengapuran tulang, hanya bisa dilakukan oleh dokter spesialis ortopedi setelah melakukan pemeriksaan langsung. Sebab, penanganan yang diberikan oleh dokter perlu disesuaikan dengan riwayat kesehatan serta keparahan kondisi Anda.