Close
Close Language Selection
Health Articles

Raih Manfaatnya, Hindari Cederanya

Kamis, 28 Mar 2019
Raih Manfaatnya, Hindari Cederanya

Menjadi bagian dari pola hidup sehat, olahraga ternyata juga dapat berdampak negatif bagi yang melakukannya. Ketahui jenis olahraga yang cocok dan lakukan dengan baik dan benar.

Semakin banyak orang menyadari pentingnya menjalani gaya hidup sehat. Rutin berolahraga, serta menjaga pola makan, menjadi keseharian masyarakat yang menginginkan kualitas hidup lebih baik. Sayangnya, kesadaran tersebut kerap tidak didukung dengan pengetahuan yang baik tentang cara menjalani olahraga. Olahraga memang dapat memberikan dampak positif bagi tubuh, tapi ketika dijalani dengan tidak benar, hal yang seharusnya positif dapat berubah menjadi negatif.

Yang perlu diketahui adalah olahraga untuk menjaga kesehatan berbeda dengan untuk mencapai prestasi. Pada tujuan yang kedua, terdapat target untuk dicapai, karenanya sering kali dilakukan melampaui batas. Bukannya menjadi sehat, olahraga yang melampaui batas dapat menyebabkan metabolisme anaerob yang berdampak negatif bagi tubuh.

Sebelum melakukan olahraga, sebaiknya dilakukan pemeriksaan antropometri. Hal ini untuk mengetahui jenis olahraga yang cocok bagi kondisi tubuh. Jangan hanya karena sedang tren maraton lalu serta merta ikut maraton. Bagi orang dengan kaki berbentuk datar, misalnya, lari jarak jauh bukanlah pilihan yang tepat.

Berdasarkan sebuah jurnal, jenis olahraga yang paling aman adalah jalan kaki. Olahraga jalan kaki berbeda dengan jalan kaki dalam keseharian. Yang disebut dengan olahraga jalan kaki adalah jalan kaki yang dilakukan dengan kecepatan tertentu sesuai dengan kemampuan, tidak berhenti minimal 40 menit, dan dilakukan secara rutin.

Konsistensi menjadi hal penting untuk diterapkan. Penelitian yang lain menemukan bahwa kesehatan orang yang rutin melakukan pekerjaan rumah (seperti menyapu atau mengepel) lebih baik dibanding orang yang berolahraga tapi tidak rutin.

Selain itu, penting pula untuk menggunakan peralatan atau perlengkapan sesuai dengan jenis olahraga yang dilakukan. Sepele memang, tapi bisa berdampak besar. Misalnya saja lari. Karena yang tersedia adalah sepatu basket, sepatu itu yang digunakan untuk lari. Hati-hati, alih-alih menjadi sehat, hal ini dapat mencederai tubuh Anda.

Saat berolahraga, otot-otot tubuh akan diregangkan. Tidak jarang sampai batas ketegangan tertentu, terjadi robekan pada serabut otot bagian luar. Karenanya, untuk menjaga kesehatan, sebaiknya olahraga dilakukan tiga kali dalam seminggu. Hal ini diperlukan agar tubuh memiliki waktu untuk memperbaiki otot-otot yang diregangkan saat berolahraga. Walau begitu, bukan berarti satu hari jeda tidak perlu melakukan olahraga. Lakukanlah olahraga ringan yang tidak terlalu memaksa keregangan otot.

Selain itu, sebaiknya lakukan olahraga pada pagi hari. Sinar matahari pagi, di bawah jam 10, dapat memberikan manfaat tambahan dari olahraga yang Anda lakukan. Paparan sinar ma-tahari pagi dapat membuat tulang menjadi kuat dan meningkatkan kadar vitamin D3 dalam tubuh.

Jadi, siapkan diri untuk berolahraga yang baik dan benar.

dr. Muki Partono, Sp. OT

Orthopaedic & Traumatology
RS Pondok Indah - Puri Indah

HEALTHY CORNER More Health Articles


Call Ambulance Call Ambulance
Find a Doctor Find a Doctor