Oleh Tim RS Pondok Indah
Operasi endometriosis dengan bedah robotik da Vinci Xi menjadi salah satu pilihan penanganan untuk mengangkat jaringan endometriosis, simak penjelasannya!

Endometriosis terjadi ketika jaringan yang menyerupai lapisan dalam rahim tumbuh di luar rahim, misalnya pada ovarium, tuba falopi, atau jaringan di area panggul. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai keluhan, mulai dari nyeri menstruasi hingga nyeri panggul yang berkepanjangan dan gangguan kesuburan.
Pengobatan endometriosis perlu disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi, lokasi jaringan endometriosis, keluhan yang dialami, serta rencana kehamilan pasien. Pada kondisi tertentu, pembedahan dapat menjadi salah satu pilihan penanganan.
Namun, operasi endometriosis bukanlah prosedur yang sederhana. Jaringan endometriosis dapat melekat pada ovarium dan berbagai organ di sekitar rahim sehingga membutuhkan tingkat presisi yang sangat tinggi untuk mengangkatnya secara menyeluruh tanpa merusak struktur organ vital di sekitarnya. Untuk itu, RS Pondok Indah kini menghadirkan penanganan endometriosis dengan bantuan robot da Vinci Xi Surgical System.
Diagnosis endometriosis diawali dengan konsultasi dan evaluasi keluhan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Dokter dapat menanyakan pola nyeri, siklus menstruasi, riwayat kesehatan, serta melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti ultrasonografi (USG).
Beberapa keluhan yang dapat mengarah pada endometriosis meliputi nyeri menstruasi yang berat dan mengganggu aktivitas, nyeri panggul kronis, nyeri saat berhubungan seksual, atau gangguan kesuburan. Pada sebagian pasien, dapat ditemukan pula kista endometriosis atau adhesi di area panggul.
Namun, jaringan endometriosis tidak selalu dapat terlihat dengan jelas melalui pemeriksaan pencitraan. Dalam kondisi tertentu, laparoskopi dapat dilakukan untuk melihat organ di dalam rongga perut dan panggul secara langsung sekaligus membantu menangani jaringan endometriosis yang ditemukan. Prosedur ini juga memungkinkan dokter mengambil sampel jaringan apabila diperlukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Tidak Normal
Pilihan penanganan disesuaikan dengan kondisi setiap pasien. Pada endometriosis dengan gejala ringan, dokter dapat mempertimbangkan pengobatan untuk mengendalikan nyeri atau terapi hormonal. Namun, operasi endometriosis dapat dipertimbangkan apabila keluhan menetap atau mengganggu aktivitas, terdapat kista endometriosis, adhesi, atau gangguan kesuburan.
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah bedah endometriosis robotik. Tindakan ini merupakan prosedur minimal invasif untuk mengangkat jaringan endometriosis yang dilakukan menggunakan bantuan sistem robotik da Vinci Xi.
Hanya dengan beberapa sayatan kecil, dokter dapat memasukkan instrumen bedah berupa kamera 3D visualisasi tinggi dan lengan bedah robotik. Dengan demikian, dokter dapat melihat kondisi organ reproduksi dan jaringan di sekitarnya dengan jelas.
Apabila ditemukan jaringan endometriosis, dokter dapat melakukan tindakan sesuai lokasi dan kondisinya, seperti mengangkat atau menghancurkan jaringan tersebut. Tindakan ini juga dapat dilakukan untuk menangani adhesi atau jaringan parut yang mengganggu fungsi organ, bila diperlukan.
Dibandingkan operasi terbuka maupun laparoskopi standar, operasi robotik dengan da Vinci Xi Surgical System menawarkan berbagai keunggulan:
Baca juga: Histerektomi Robotik di Jakarta: Operasi Angkat Rahim Minimal Invasif di RS Pondok Indah
Endometriosis membutuhkan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi, keluhan, dan kebutuhan setiap pasien. Tidak semua pasien memerlukan operasi, tetapi bedah ginekologi dengan pendekatan robotik dapat menjadi pilihan untuk membantu evaluasi sekaligus menangani endometriosis pada kondisi tertentu.
Bedah robotik untuk endometriosis dapat dipertimbangkan bagi perempuan dengan:
Dalam perkembangan bedah minimal invasif, prosedur bedah ginekologi kini dapat dilakukan dengan bantuan teknologi robotik. Untuk mendukung prosedur ini, RS Pondok Indah menggunakan teknologi da Vinci Xi untuk mendukung tindakan bedah robotik.
Sistem robotik ini memberikan visualisasi tiga dimensi beresolusi tinggi dan memungkinkan dokter mengendalikan instrumen dengan gerakan yang presisi. Teknologi tersebut dapat membantu tindakan pada area panggul yang kompleks dan membutuhkan ketelitian tinggi. Namun, pemilihan antara laparoskopi konvensional, laparoskopi berbantuan robotik, atau metode operasi lainnya tetap disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap pasien.
Jangan biarkan endometriosis terus mengganggu kualitas hidup dan harapan Anda untuk memiliki momongan. Konsultasikan keluhan dan pilihan pengobatan endometriosis bersama dokter spesialis kebidanan dan kandungan di RS Pondok Indah untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda. Bedah robotik dengan da Vinci Xi Surgical System bisa saja menjadi solusi yang selama ini Anda butuhkan.
Referensi: