DEXA Scan di Jakarta dan Tangerang dengan RS Pondok Indah, Pemeriksaan Kesehatan dengan Hasil yang Akurat

Oleh Tim RS Pondok Indah

Selasa, 07 April 2026

RSPI Facebook linkRSPI twitter linkRSPI Linkedin link
RSPI link

RS Pondok Indah menawarkan layanan pemeriksaan DEXA scan di Jakarta dan Tangerang. Dapatkan hasil pemeriksaan komposisi tubuh serta kepadatan tulang yang lebih akurat!

DEXA Scan di Jakarta dan Tangerang dengan RS Pondok Indah, Pemeriksaan Kesehatan dengan Hasil yang Akurat

Tidak hanya mengetahui kepadatan tulang, pemeriksaan menggunakan DEXA Scan juga lebih akurat dalam mengetahui distribusi lemak dan otot. Dengan demikian, upaya deteksi dini dalam menentukan pengobatan, bahkan pencegahan, berbagai kondisi medis terkait status gizi bisa dilakukan dengan lebih optimal. 


Hasil yang ditawarkan DEXA scan juga lebih unggul daripada alat pemeriksaan medis lainnya, seperti timbangan BIA (bioelectrical impedance analysis), dalam mengukur komposisi lemak dan otot. Kadar radiasinya cukup rendah, sehingga bisa digunakan untuk pemeriksaan rutin. Perubahan sekecil apapun pada variabel yang diukur oleh DEXA scan juga terdeteksi sempurna, sehingga pemantauan hasil pengobatan maupun latihan bisa lebih akurat.  


Mengenal Pemeriksaan DEXA Scan 

DEXA (dual-energy X-ray absorptiometry) scan adalah alat pencitraan medis yang menggunakan dua jenis sinar-X dengan tingkat energi yang berbeda. Tujuan penggunaan sinar-X dengan tingkat energi yang berbeda pada DEXA scan ialah untuk membedakan tulang dan jaringan lemak/otot di sekitarnya.  


Pemeriksaan menggunakan alat ini memang lebih umum digunakan untuk mengukur kepadatan mineral tulang (bone mineral density) dan massa tulang. Namun, tidak hanya untuk memeriksa kesehatan tulang saja, pemindaian menggunakan DEXA scan mampu menilai komposisi tubuh, termasuk massa lemak dan massa otot. 


Hanya dengan 1 jenis alat sebagai pemindaian, hasil pemeriksaan yang didapatkan sangat bermanfaat bagi pasien. Beberapa manfaat tersebut termasuk mendiagnosis osteoporosis sejak dini atau menilai risiko patah tulang, serta membantu menentukan pengobatan dan memantau hasilnya. 


Selain itu, DEXA scan juga dapat memantau efektivitas program penurunan berat badan lewat distribusi lemak dan otot, mengevaluasi lemak viseral yang berkaitan dengan penyakit metabolik, sampai memeriksa kebugaran tubuh secara menyeluruh. 


Prosedur pemeriksaan ini tidak memakan waktu lama, cukup 10–30 menit saja. Selama pemeriksaan, pasien akan diminta berbaring di ranjang khusus dengan alat DEXA scan yang diposisikan di atas tubuh pasien. Nantinya, petugas radiologi akan menggerakkan lengan DEXA scan ke seluruh tubuh, mulai dari kepala hingga ujung kaki. Setelah proses pemindaian selesai, hasilkan akan diterjemahkan ke dalam bentuk visual dan kuantitatif melalui layar komputer.


Tindakan DEXA Scan di RS Pondok Indah

Secara umum, siapa pun dapat melakukan pemeriksaan DEXA scan. Namun, tindakan ini sangat direkomendasikan untuk individu dengan kondisi di bawah ini:


  • Wanita berusia lebih dari 65 tahun
  • Wanita pascamenopause
  • Pria berusia lebih dari 70 tahun 
  • Orang yang pernah mengalami patah tulang berulang
  • Orang yang memiliki riwayat osteoporosis dalam keluarga


Selain itu, DEXA scan juga dapat direkomendasikan bagi individu yang memerlukan informasi lebih menyeluruh mengenai komposisi tubuhnya, seperti:


  • Atlet dan sports enthusiasts
  • Orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan 
  • Pasien yang menjalani operasi bariatrik
  • Penderita penyakit metabolik, seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung
  • Pasien yang berisiko mengalami penurunan massa otot karena penyakit tertentu, seperti gagal jantung, HIV, atau kanker 


Prosedur pemeriksaan dengan DEXA scan relatif aman dilakukan, karena paparan radiasinya sangat kecil, bahkan lebih kecil daripada tes pencitraan lainnya, termasuk CT scan. Selain itu, DEXA scan juga minimal invasif sehingga pasien tidak membutuhkan rawat inap dan bisa kembali beraktivitas segera setelah pemeriksaan selesai dilakukan. 


Itulah informasi mengenai prosedur DEXA scan untuk mengukur kepadatan tulang serta distribusi lemak dan otot secara akurat. Bila Anda termasuk ke dalam kelompok yang dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ini, jadwalkan pemeriksaan DEXA scan di Jakarta dengan Rumah Sakit Pondok Indah cabang terdekat. 


DEXA scan di rumah sakit Pondok Indah akan dilakukan oleh tenaga medis terlatih dengan pemantauan langsung dari dokter spesialis berpengalaman, yang memprioritaskan kenyamanan serta ketepatan hasil pemeriksaan Anda. Kami juga memastikan Anda mendapatkan pemeriksaan dengan teknologi terkini, agar hasilnya akurat dan dapat dijadikan acuan untuk menentukan pengobatan atau tindakan lainnya. 


Jadi, bila Anda yang ingin mengetahui komposisi tubuh, termasuk lemak, otot, dan tulang, dengan lebih presisi untuk tujuan pengobatan ataupun program penurunan berat badan, segera buat janji temu dengan dokter spesialis gizi klinik untuk mendapatkan pemeriksaan DEXA scan di RS Pondok Indah cabang terdekat. Percayakan pemeriksaan DEXA scan di Jakarta hanya kepada Rumah Sakit Pondok Indah!


Konsultasikan kondisi Anda dengan dokter spesialis kami di RS Pondok Indah - Pondok Indah (Jakarta Selatan)

dr. David Fadjar Putra, MS, Sp. G.K

dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp. G.K

dr. Liliana, M.Gizi, Sp. G.K

dr. Tirta Prawita Sari, Sp. G.K, M.Sc


Konsultasikan kondisi Anda dengan dokter spesialis kami di RS Pondok Indah - Puri Indah (Jakarta Barat)

dr. Ida Gunawan, MS, Sp. G.K, Subsp. K.M., FINEM

dr. Adelina, Sp. G.K

dr. David Fadjar Putra, MS, Sp. G.K

dr. Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp. G.K-AIFO, FINEM


Konsultasikan kondisi Anda dengan dokter spesialis kami di RS Pondok Indah - Bintaro Jaya (Tangerang Selatan)

dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp. G.K

dr. Louise Kartika Indah, M.Gizi, Sp. G.K




Referensi:

  1. Lin M, Ridley L, et al,. Prediction of low DEXA T-scores by routine computed tomography body scans at different kilovoltage peaks. Journal of Medical Imaging and Radiation Oncology. 2023. (https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/1754-9485.13537). Diakses pada 1 Agustus 2025. 
  2. Ahmad A, Crawford CH, et al,. Correlation between bone density measurements on CT or MRI versus DEXA scan: A systematic review. North American Spine Society Journal. 2023. (https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/37090222/). Diakses pada 1 Agustus 2025. 
  3. Chavez LG, Gonçalves TJ, et al,. Assessment of body composition by whole-body densitometry: what radiologists should know. Radiologia Brasileira. 2022. (https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9620846/). Diakses pada 1 Agustus 2025.  
  4. Cleveland Clinic. DXA Scan (Bone Density Test). (https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/10683-dexa-dxa-scan-bone-density-test#test-details). Direvisi terakhir 28 Mei 2024. Diakses pada 1 Agustus 2025. 
  5. Mayo Clinic. Bone density test. (https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/bone-density-test/about/pac-20385273). Direvisi terakhir 21 September 2022. Diakses pada 1 Agustus 2025.