Close
Close Language Selection
Health Articles

Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut bagi Pengguna Behel

Selasa, 19 Mar 2019
Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut bagi Pengguna Behel

Sekarang ini penggunaan behel semakin marak dan seolah-olah menjadi tren tersendiri. Tidak hanya anak-anak dan remaja yang menggunakannya, namun juga orang dewasa. Segala macam jenis behel mulai dari yang menggunakan karet warna-warni sampai dengan behel yang sewarna dengan gigi banyak dicari oleh masyarakat. Apa sebenarnya manfaat dari penggunaan behel? Bagaimana menjaga kebersihan gigi dan mulut untuk Anda yang menggunakan behel?

Behel atau dalam bahasa Belanda disebut beuheul atau braces adalah bagian dari perawatan ortodonti. Perawatan ortodonti dilakukan untuk menyelaraskan hubungan rahang dan gigi-geligi serta rongga mulut agar mendapatkan fungsi pengunyahan yang baik dan tercipta kerharmonisan pada wajah. Anda yang ingin melakukan pemasangan behel atau perawatan ortodonti harus cermat dalam memilih dokter gigi karena tidak semua dokter gigi dapat melakukan perawatan ortodonti. Perawatan ortodonti hanya dapat dilakukan oleh seorang dokter gigi spesialis yang telah menempuh pendidikan selama kurang lebih tiga tahun di institusi yang diakui pemerintah dan akan mendapatkan gelar Sp.Ort.

Anda yang melakukan perawatan ortodonti, khususnya yang menggunakan behel, harus selalu memerhatikan kesehatan gigi dan mulutnya. Mengapa? Karena behel merupakan benda asing di dalam mulut yang memiliki banyak sudut dan permukaan yang dapat memicu terjadinya retensi plak dan makanan. Retensi plak dan makanan dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan gusi dan gigi. Retensi plak dan makanan dapat menyebabkan peradangan pada gusi (gusi merah dan mudah berdarah) dan lubang pada gigi. Anda yang menggunakan behel tentunya akan lebih sulit untuk membersihkan gigi-giginya dan cara pembersihan gigi pasien yang menggunakan behel tentu berbeda dengan pasien lainnya.

Berikut adalah cara-cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pasien yang menggunakan behel:

  • Alat yang harus dipersiapkan meliputi sikat gigi khusus, pasta gigi dengan fluoride­, sikat interdental, dental floss, obat kumur dengan fluoride.
  • Sikat seluruh permukaan gigi dan behel dengan gerakan maju mundur, tidak boleh ada permukaan yang terlewat. Bagian depan, belakang, dalam, dan bagian kunyah gigi semua harus tersikat, begitu juga bagian behel.
  • Gunakan sikat interdental untuk membersihkan area di bawah kawat dan di samping gigi dan behel. Penggunaan alat ini harus hati-hati agar tidak merusak behel.
  • Untuk membersihkan sela-sela gigi, Anda yang menggunakan behel tetap bisa menggunakan dental floss. Karena terhalang oleh kawat, maka penggunaan dental floss harus dibantu dengan penggunaan floss threader.
  • Setelah semua tahapan di atas selesai dilakukan, selanjutnya adalah berkumur dengan obat kumur. Pilihlah obat kumur yang mengandung fluoride dan tidak mengandung alkohol. Berkumurlah 30-60 detik setelah semua permukaan gigi selesai dibersihkan. Dengan melakukan semua tahapan yang diinstruksikan maka kebersihan gigi dan mulut pasien yang menggunakan behel akan tetap terjaga.
     

drg. Andi Gatot Wijanarko, Sp.Ort

Ortodontik
RS Pondok Indah - Pondok Indah

HEALTHY CORNER More Health Articles


Health Articles Senin, 21 Nov 2016

Bingung Puting, Apa yang Harus Dilakukan?

Read More
Health Articles Rabu, 14 Sep 2022

Jaga Semangat Makan Anak

Read More
Health Articles Senin, 02 Des 2019

Pencitraan Mendetail untuk Cegah Kanker

Read More
Call Ambulance Call Ambulance
Find a Doctor Find a Doctor