Close
Close Language Selection
Health Articles

Memastikan Kesuburan Anda

Jumat, 29 Mar 2019
Memastikan Kesuburan Anda

Menjalani gaya hidup sehat tidak hanya baik bagi tubuh, tapi juga penting untuk menjaga kualitas sperma Anda. Perhatikan kualitas hidup Anda agar infertilitas tak menjadi gangguan dalam hubungan rumah tangga.

Infertilitas atau gangguan kesuburan adalah kondisi ketika pasangan suami-istri belum mendapatkan kehamilan setelah menikah satu tahun, dengan melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi. Baik suami maupun istri memiliki kontribusi terhadap adanya gangguan kesuburan. Maka itu, sejak awal penanganan, pemeriksaan lengkap sebaiknya dilakukan pada suami dan istri.

Pada pria, salah satu pemeriksaan dasar yang biasa dilakukan adalah analisa semen untuk menge-tahui kondisi yang dapat mengganggu kesuburan. Berdasarkan kriteria WHO 2010, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Volume sperma, normalnya 1,5-5 ml per satu kali ejakulasi
  • Konsentrasi sperma, normalnya 15 juta/ml
  • Jumlah sperma minimal 39 juta per ejakulasi
  • Dari segi morfologi, minimal empat persen sperma memiliki bentuk yang normal
  • Dari segi motilitas, kemampuan sperma berenang, minimal 32 persen sperma bergerak secara normal

Jenis Paparan dan Infertilitas pada Pria

No. Paparan Profesi Pengaruh
1. Temperatur tinggi Tukang las, supir angkutan umum Mengganggu produksi sperma
2. X-Ray Pekerja radiologi Menurunkan produksi sperma
3. Getaran Penggali, pekerja mesin Menurunkan produksi sperma
4. Pestisida dibromokloropropan Petani Menurunkan kesuburan
5. Cadmium, magnesium Pekerja pabrik baterai Menurunkan kesuburan
6. Kemoterapi   Menurunkan kesuburan
7. Aseton, eter, glikol Pekerja laboratorium Menurunkan produksi sperma

Apabila ditemukan kelainan, perlu ditelusuri penyebabnya agar dapat ditangani lebih lanjut. Selain itu, saat ini telah tersedia pemeriksaan materi genetik spermatozoa. Pada banyak kasus, hasil pemeriksaan menunjukkan sperma dalam kondisi normal, tapi tak kunjung terjadi kehamilan yang diakibatkan rusaknya materi genetik sperma suami. Pemeriksaan ini disebut DNA Fragmentation Index atau DFI.

Bagaimana pemeriksaan analisa sperma dilakukan? 

Agar memperoleh kualitas yang terbaik, diperlukan persiapan sekitar 3-5 hari sebelum pemeriksaan. Pasangan dapat melakukan hubungan suami-istri sebelumnya, dan untuk 3-5 hari ke depan diminta untuk tidak melakukan hubungan seksual. Pada saat pemeriksaan, pengambilan sperma dilakukan di ruang fantasi/sperm collection room yang nyaman di rumah sakit dan selanjutnya diperiksa di bawah mikroskop. 

Pada beberapa kasus, dapat dilakukan pemeriksaan ulang dengan jarak dua minggu hingga satu bulan untuk memastikan abnormalitas. 

Gaya Hidup dan Infertilitas pada Pria

No. Kebiasaan Pengaruh
1. Konsumsi alkohol Penurunan kualitas sperma
2. Indeks massa tubuh lebih dari 29 Menurunkan kesuburan
3. Olahraga ringan Meningkatkan kesuburan
4. Olahraga berat (lebih dari 5 jam/minggu) misal bersepeda Menurunkan kesuburan
5. Suplemen (minyak ikan, vitamin C, ubiquinone 10, selenium, glutation, asam folat, zinc, vitamin B12) Meningkatkan kualitas sperma
6. Obat-obatan, kolkisin, alopurinol Menurunkan kemampuan sperma membuahi oosit

dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp. OG, Subsp. FER, M.Sc

Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi
RS Pondok Indah - Pondok Indah

HEALTHY CORNER More Health Articles


Call Ambulance Call Ambulance
Find a Doctor Find a Doctor