Close
Close Language Selection
Health Articles

Rasa Kantuk saat Berkendara Tidak Dapat Terhindarkan? Bagaimana Mengatasinya?

Senin, 06 Apr 2020
Rasa Kantuk saat Berkendara Tidak Dapat Terhindarkan? Bagaimana Mengatasinya?

Berkendara dengan aman menjadi faktor penting agar Anda selamat sampai di tujuan. Salah satu faktor yang menyebabkan keamanan Anda saat menyetir terganggu adalah timbulnya rasa kantuk. Yuk, cari tahu penyebab dan solusi untuk menghilangkan rasa kantuk saat menyetir ini!

Menurut data Kepolisian Negara Republik Indonesia pada 2019, mayoritas penyebab kecelakaan kendaraan roda dua dan empat berasal dari human error, salah satunya karena timbulnya rasa kantuk pada si pengemudi. Salah satu faktor penyebab munculnya rasa kantuk pada pengemudi adalah ketika kondisi tubuhnya tidak sehat. Karenanya, wajar ketika larangan mengemudi saat tubuh tidak fit diberlakukan secara serius. Bagaimana tidak, saat tubuh Anda tidak sehat berbagai kemungkinan dapat terjadi, mulai dari pusing bahkan pingsan secara tiba-tiba. 

Tidak hanya itu, kondisi Anda pun akan semakin memburuk jika sudah ada di bawah pengaruh obat. Rasa kantuk menjadi bahaya utama yang akan Anda temui. Karena itu, sebaiknya Anda benar-benar mencermati kondisi tubuh sebelum mengemudi. 

Gangguan tidur dan pengaruh minuman keras juga menjadi faktor penyebab munculnya rasa kantuk, terutama saat berkendara.  Ketika Anda memiliki ritme tidur yang tidak teratur, maka gangguan tidur dapat dialami. Hal inilah yang nantinya dapat menyebabkan Anda mudah lelah dan mengantuk saat mengemudi. Sementara itu, meskipun pengaruh alkohol atau minuman keras pada setiap orang berbeda-beda, namun pada umumnya minuman keras dapat menyebabkan seseorang hilang kesadaran secara tiba-tiba karena mengantuk.

Faktor lainnya, seperti adanya risiko pada jalanan yang Anda lalui. Jalan di daerah perkotaan tentu akan berbeda dengan jalan di daerah terpencil maupun jalan tol yang sepi. Jalanan panjang dan lurus seperti jalan tol kerap membuat Anda mudah mengantuk. Seperti contohnya Tol Cipali, tak dapat dipungkiri tol ini kerap memakan korban jiwa. Ya, jalanan yang panjang dan lurus membuat pengemudi bosan dan akhirnya Anda menjadi mengantuk.

Ketika melintasi jalan yang panjang dan lurus, ada baiknya Anda tidak menyetir sendiri, atau ada yang menemani Anda menjadi penumpang. Di saat Anda kurang fit atau merasakan kantuk, maka memiliki teman seperjalanan menjadi solusinya. Teman perjalanan Anda dapat dapat memperhatikan kondisi Anda ketika menyetir, apakah sedang dalam keadaan stabil atau tidak. Namun, apabila Anda tetap harus mengemudi kendaraan sendirian, berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan, untuk menghilangkan kantuk:

  • Minum kopi. Kandungan kafein yang ada di dalam kopi dapat membantu menghilangkan kantuk dan menjaga kesadaran tubuh. Namun, perlu Anda ketahui, kafein perlu waktu sekitar 30 menit sampai efeknya terasa. Jadi, sebaiknya Anda menghentikan kendaraan dan beristirahat selama beberapa saat sambil menunggu efek kopi bekerja.
  • Makan secukupnya. Rasa kantuk akan datang jika perut Anda kosong. Oleh karena itu, sebaiknya berhenti sejenak untuk makan sekaligus istirahat saat rasa kantuk mulai menyerang. Namun, pastikan juga untuk tidak makan terlalu kenyang karena hal itu malah akan membuat Anda semakin mengantuk. Isi perut secukupnya agar energi kembali terisi dan Anda terhindar dari rasa kantuk saat berkendara
  • Menepi dan tidur sejenak. Apabila Anda masih saja mengantuk setelah minum kopi atau makan, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menepi dan tidur sejenak. Ingat, menghabiskan waktu untuk istirahat dan tidur sejenak sekitar 15 sampai 30 menit akan lebih baik daripada Anda memaksakan diri untuk tetap menyetir dengan risiko yang besar
  • Lakukan peregangan selama 10-30 menit. Pasalnya, kantuk biasanya disebabkan karena kurangnya kadar oksigen di dalam tubuh. Dengan bergerak aktif, oksigen yang dibutuhkan oleh pembuluh darah, otak, serta otot akan kembali tercukupi. Dengan begitu, rasa kantuk pun perlahan akan hilang
  • Buka kaca sedikit. Rasa kantuk juga bisa saja disebabkan karena sirkulasi udara di dalam mobil yang kurang baik. Selain itu, kondisi ruangan mobil yang dingin juga akan membuat tubuh terlalu nyaman saat berkendara sehingga kantuk mudah menyerang. Untuk mengatasinya, Anda dapat mematikan AC dan membuka kaca jendela mobil sedikit
  • Jangan minum obat sebelum menyetir, baik itu obat anti mabuk, obat masuk angin, atau obat-obatan lainnya dengan efek samping yang dapat menyebabkan kantuk. Apabila Anda diharuskan untuk minum obat-obatan, sebaiknya Anda tidak menyetir terlebih dahulu
  • Mengunyah permen karet dapat menurunkan kadar hormon stres yang akan membuat perasaan menjadi lebih tenang. Selain itu, mengunyah permen karet akan merangsang otot-otot di wajah Anda yang dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, hal ini membuat Anda akan menjadi lebih konsentrasi saat berkendara. Mengunyah permen karet dengan rasa dan aroma yang Anda suka, akan membuat mood juga menjadi lebih baik sehingga Anda akan lebih menikmati perjalanan tanpa rasa jenuh

Rasa kantuk saat berkendara terkadang memang tidak dapat terhindarkan. Oleh karena itu, tips mengatasi rasa kantuk saat berkendara, perlu diperhatikan agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman. Tetaplah siaga dan waspada dalam mengemudi. 

dr. I Made Tirta Saputra

Dokter Umum
RS Pondok Indah - Pondok Indah

HEALTHY CORNER More Health Articles


Call Ambulance Call Ambulance
Find a Doctor Find a Doctor