Close
Close Language Selection
Health Articles

Menyetir Aman untuk Perlindungan dan Kesehatan Tangan Anda

Sabtu, 18 Apr 2020
Menyetir Aman untuk Perlindungan dan Kesehatan Tangan Anda

Anda mungkin tidak menyadari bahwa tangan adalah bagian yang paling sering mengalami cedera saat berkendara. Cedera ini dapat terjadi terutama ketika Anda mengalami kecelakaan ataupun saat Anda kurang tepat memposisikan tangan ketika mengemudi. 

Mengemudi dapat menyebabkan Anda terkena steering wheel injury atau cedera setir (terutama untuk Anda para pengendara mobil). Steering wheel injury ini dapat terjadi pada beberapa bagian tubuh tertentu yang berpotensi kontak dengan roda kemudi pada saat terjadi benturan (impact), misalnya pada terjadinya kecelakaan, pada saat melakukan manuver yang tidak biasa atau berlebihan pada setir mobil. Cedera ini dapat mengenai bagian dada, kepala, dan tangan, dapat berakibat fatal terutama jika insiden mengenai dada dan kepala. Cedera tidak hanya terjadi pada saat mobil bergerak ataupun saat terjadi kecelakaan, namun dapat juga terjadi saat keadaan mobil statis atau diam. Salah satu contohnya adalah tidak berfungsinya airbag sebagaimana mestinya, misal airbag mengembang dengan sendirinya pada saat yang tidak seharusnya.

Posisi tangan yang benar saat menyetir
Anda mungkin masih terbiasa menempatkan kedua tangan pada posisi jam 10 dan 2 saat menyetir. Saat ini, menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), Amerika Serikat, ketika mengemudi, sebaiknya Anda memposisikan kedua tangan pada posisi jam 9 dan 3. Salah satu alasannya adalah agar kedua tangan tidak menghalangi airbag saat mengembang. Ketika terjadi kecelakaan, apabila airbag yang mengembang terhalang oleh tangan, kedua tangan tersebut dapat menghantam wajah dan mengakibatkan cedera pada wajah.

 

 

Saat bermanuver dengan kemudi (memutar kemudi dengan radius putar yang besar dan cepat), sebaiknya posisi tangan tidak ikut ke dalam (ke arah berlawanan melewati bagian bawah), karena posisi tersebut menempatkan pergelangan tangan pada risiko tinggi cedera, mulai dari robekan ligamen sampai patah tulang di pergelangan tangan.

Hal yang perlu diperhatikan berikutnya adalah sebaiknya tidak melingkarkan ibu jari dan jari lainnya, terutama menempatkan bagian dalam ibu jari di bawah bagian palang horizontal (spoke) dari setir, karena pada saat bermanuver mendadak atau roda kendaraan berubah haluan secara mendadak (misalnya menabrak pembatas jalan), setir akan berputar mendadak dengan sendirinya dan hal ini dapat mencederai ligamen pada pangkal ibu jari. 

Menempatkan ibu jari tepat di depan airbag juga dapat berisiko menyebabkan cedera pada ibu jari, karena pada saat airbag mengembang dengan cepat, ibu jari dapat mengalami cedera serius.

Apabila sudah mulai muncul gejala-gejala yang tidak nyaman, terutama pada tangan dan bagian tubuh lain ketika menyetir jarak jauh, sebaiknya beristirahat sejenak. Anda juga dapat memperbaiki posisi tangan dan bagian tubuh lain jika dirasa kurang nyaman, dan jangan lupa untuk lakukan peregangan secara berkala. Menyetir dengan nyaman dan aman memerlukan kesabaran. Taati peraturan lalu lintas dan lakukan cara menyetir yang aman untuk mencegah terjadinya cedera tangan ketika Anda berada di belakang kemudi.  

dr. Oryza Satria, Sp.OT (K)

Spesialis Bedah Ortopedi Konsultan Hand & Microsurgery
RS Pondok Indah - Bintaro Jaya

HEALTHY CORNER More Health Articles


Health Articles Rabu, 15 Mar 2017

Deteksi Dini Tumor Otak

Read More
Health Articles Rabu, 12 Mei 2021

Ketika Menelan Terasa Berat

Read More
Health Articles Selasa, 08 Sep 2020

Mitos dan Fakta Kesehatan Ginjal Anak

Read More
Call Ambulance Call Ambulance
Find a Doctor Find a Doctor