Close
Close Language Selection
Health Articles

Yang Perlu Anda Ketahui tentang Katarak

Jumat, 23 Mar 2018
Yang Perlu Anda Ketahui tentang Katarak

Sama seperti kulit yang bisa mengalami penuaan, mata pun memiliki masa senja yang melemahkan kemampuan penglihatan. Salah satu akibat dari penuaan tersebut adalah katarak.

Katarak merupakan keadaan lensa yang berada di dalam mata yang semula jernih, berubah menjadi keruh sehingga menghambat masuknya sinar dan penglihatan menjadi kabur, tergantung derajat kepadatan/densitas katarak tersebut. Katarak merupakan bagian dari proses penuaan atau ‘aging process’ saat terjadi perubahan pada crystalline lensa pada usia lanjut, biasanya terjadi di atas usia 60 tahun.

Beberapa variasi katarak yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:

  • Katarak kongenital, katarak dapat dijumpai pada bayi sehat karena faktor herediter atau kelainan bawaan pada struktur mata, misalnya PHPV, anirida, coloboma, microphtalmos, buphtalmos. Katarak juga dapat terjadi pada bayi yang pernah mengalami infeksi semasa dalam rahim ibu seperti rubella, toksoplasma, cytomegalovirus, atau varicella. Katarak pada bayi dengan kelainan metabolik seperti Galactosaemia Hypocalcaemia, dan Lowe syndrome
  • Katarak juvenilis, katarak yang dijumpai pada usia muda
  • Katarak traumatik, katarak akibat suatu benturan atau luka tembus mengenai lensa mata
  • Katarak komplikata, katarak yang terjadi akibat komplikasi peradangan dalam mata, pemakaian obat yang mengandung steroid atau penyakit sistemik seperti diabetes, atopi/alergi
  • Katarak senilis, umum terjadi pada usia lanjut, merupakan proses penuaan. Secara klinis dikenal dengan katarak imatur, matur, dan hipermatur berdasarkan derajat densitas kataraknya.

Gejala katarak
Gejala awal pada katarak yang paling utama dirasakan adalah penglihatan kabur seperti ada asap yang menghalangi pandangan. Penglihatan pun semakin lama semakin kabur, terutama pada siang hari, dan tidak dapat dikoreksi dengan kacamata. Gejala lainnya adalah silau saat terpapar cahaya saat menyetir pada malam hari. Saat ini belum ada obat yang efektif selain operasi. Obat anti-katarak hanya berfungsi memperbaiki metabolisme lensa dan memperlambat proses pemadatan.

Kapan katarak harus dioperasi?
Apabila katarak masih sangat tipis, penglihatan masih baik, dan belum mengganggu aktivitas, operasi masih belum diperlukan. Cukup observasi dan kontrol ke dokter mata setiap 3-6 bulan. Namun, jika penglihatan sudah menganggu kegiatan sehari-hari dan terasa tidak nyaman, operasi dapat dilakukan kapan pun, tak harus menunggu katarak menjadi padat atau matur. Ada beberapa kasus di mana katarak harus segera dioperasi, di antaranya pada katarak kongenital untuk mencegah amblyopia (lazy eye) pada anak; katarak traumatik yang menimbulkan peradangan dalam mata; serta katarak matur dan hipermatur, untuk mencegah komplikasi peradangan dalam mata.

HEALTHY CORNER More Health Articles


Health Articles Rabu, 31 Jul 2019

Sekolah Tepat, Anak Berprestasi

Read More
Health Articles Kamis, 05 Jul 2018

Periodontitis, Si Radang Gusi

Read More
Health Articles Kamis, 25 Peb 2021

Mengenal Tumor Jinak Hati pada Perempuan

Read More
Health Articles Kamis, 21 Jul 2022

Cegah Berat Badan Yo-Yo Setelah Lebaran

Read More
Call Ambulance Call Ambulance
Find a Doctor Find a Doctor