Close
Close Language Selection
Health Articles

Sekolah Tepat, Anak Berprestasi

Rabu, 31 Jul 2019
Sekolah Tepat, Anak Berprestasi

Pendidikan merupakan hal yang penting bagi anak sebagai sarana dalam mengembangkan berbagai aspek keterampilan, potensi, wawasan, dan mempersiapkan anak untuk terjun ke masyarakat sebagai pribadi yang kompeten. Dunia pendidikan menawarkan berbagai jenis sekolah dalam jumlah yang banyak dan beragam. Hal ini terkadang membuat kita, sebagai orang tua menjadi bingung dengan beragam pilihan sekolah yang ada.

Ketahui taraf perkembangan anak
Pertama, orang tua disarankan untuk mengetahui taraf perkembangan anak dalam kelima aspek (fisik, sensori, bahasa, perilaku, dan sosio emosional). Orang tua dapat berkonsultasi dengan psikolog untuk membantu mengobservasi dan memetakan perkembangan anak pada lima aspek tersebut. Jika dari hasilnya ditemukan bahwa terdapat salah satu atau beberapa aspek yang masih belum berkembang dengan optimal, maka biasanya anak akan disarankan untuk mengikuti program terapi terlebih dahulu untuk membantu mengoptimalkan aspek-aspek perkembangannya tersebut.  

Perkembangan kognitif anak
Selanjutnya, orang tua juga perlu untuk melihat satu aspek yang terakhir, yaitu aspek perkembangan kognitif anak melalui tes IQ. Dari hasilnya, orang tua perlu melihat taraf kecerdasan anak. Bila anak memiliki taraf kecerdasan dari rentang average sampai very superior, umumnya secara kognitif anak akan siap untuk memasuki sekolah konvensional (sekolah negeri/swasta) atau active learning. Namun, orang tua tentu perlu melihat perkembangan anak pada lima aspek dasar lainnya (fisik, sensori, bahasa, perilaku, dan sosio emosional). Anak juga dapat dilibatkan dengan diajak untuk melihat lingkungan calon sekolahnya, ruang kelas, area bermain, jenis-jenis ekstrakurikuler yang tersedia, dan sebagainya. Berikan anak kesempatan untuk memilih sekolah dari beberapa alternatif sekolah yang sesuai dengan profilnya. 

Bagi anak-anak dengan taraf kecerdasan low average dan borderline, anak memerlukan sekolah yang dapat membuat sistem pendidikan khusus dari sekolah (biasanya ditemui pada sekolah inklusi), misalnya pembuatan IEP (individualized educational plan) dengan memodifikasi materi pelajaran, tingkat kesulitan, dan target belajar anak. Selain itu, pendampingan belajar secara one on one dan pengulangan juga diperlukan oleh anak di rumah. Program terapi pendamping seperti terapi pedagog (edukasi) yang diberikan juga cukup penting untuk membantu menstimulasi anak. Anak juga dapat dilibatkan untuk melihat lingkungan sekolah terlebih dahulu, dan memilih satu sekolah dari alternatif pilihan sekolah yang memang sesuai dengan profil dan kebutuhannya. 

Sedangkan, untuk anak-anak dengan taraf kecerdasan intellectual disability (dengan skor IQ 69 ke bawah), maka anak umumnya disarankan untuk memasuki sekolah berkebutuhan khusus (targetnya sudah bukan lagi akademis). Sekolah berkebutuhan khusus akan lebih menargetkan pada keterampilan dasar baca-tulis-hitung (diberikan tergantung pada tingkat intellectual disability-nya), keterampilan hidup sehari-hari, dan keterampilan praktikal, seperti: memasak, membuat kue, menjahit, membuat produk seni, memahat, dan sebagainya. Anak juga dapat dilibatkan untuk melihat lingkungan sekolah terlebih dahulu, dan memilih satu sekolah dari alternatif pilihan sekolah yang memang sesuai dengan kebutuhannya.

Pilih sekolah sesuai kebutuhan si kecil
Orang tua perlu mengingat, bahwa penting sekali memilih sekolah yang sesuai dengan profil perkembangan dan kebutuhan anak. Terkadang diperlukan konsultasi dengan psikolog anak dan remaja apabila Anda masih memiliki kesulitan untuk memilih sekolah untuk anak.

Psikolog biasanya akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui perkembangan dan kemampuan anak. Apabila sudah menemukan metode pengajaran dan sekolah yang tepat, Anda dapat mengajak buah hati Anda untuk mengikuti trial. Cek juga fasilitas sekolah tersebut apakah sesuai dengan kebutuhan si kecil dan Anda. Bagaimana keamanan sekolahnya, serta bagaimana tim pengajarnya. Yang terpenting jangan libatkan ambisi orang tua saja dalam proses pemilihan sekolah.

Jane Cindy Linardi, M.Psi, Psi, CGA

Psikolog
RS Pondok Indah - Bintaro Jaya

HEALTHY CORNER More Health Articles


Health Articles Sabtu, 31 Des 2016

Membentuk Gigi Kuat Sejak dalam Kandungan

Read More
Health Articles Selasa, 25 Okt 2016

Fakta Gaya Hidup & Kanker Payudara

Read More
Health Articles Selasa, 12 Peb 2019

Siaga Satu Serangan Jantung!

Read More
Call Ambulance Call Ambulance
Find a Doctor Find a Doctor