Close
Close Language Selection
Health Articles

Penanganan Pembesaran Prostat

Senin, 02 Mei 2016
Penanganan Pembesaran Prostat

Prostat adalah organ kelamin pada pria berbentuk kelenjar yang posisinya berada di bawah kandung kemih dan melingkari pangkal saluran kemih kemaluan. Kelenjar ini merupakan penghasil sebagian besar air mani (semen) yang menjaga kondisi bibit laki-laki (sperma) agar tetap hidup. Ukuran prostat normal pada laki-laki dewasa adalah sebesar biji kenari dengan berat sekitar 20 gram. Organ ini sering menimbulkan keluhan sehubungan dengan penambahan usia lanjut.

Kemungkinan kelainan pada prostat dapat berupa infeksi pada prostat (prostatitis), pembesaran prostat jinak, dan keganasan pada prostat. Gejala yang sering ditemui terkait pembesaran prostat jinak antara lain adanya kumpulan gejala saluran kencing bawah yang terdiri dari: sering berkemih, mengedan, tak lampias, menetes di akhir berkemih, tak dapat menahan bila ingin berkemih, terbangun ingin berkemih pada malam hari lebih dari sekali, tidak dapat BAK, dan nyeri berkemih. Gejala lainnya seperti urin berwarna keruh disertai demam dan urin berdarah.

Sampai sekarang, penyebab pasti pembesaran prostat jinak belum jelas. tetapi banyak dugaan bahwa ini sangat berhubungan dengan faktor hormonal dan proses penuaan (usia lanjut). Pemeriksaan fisik dilakukan dengan colok dubur dan pemeriksaan neurologis.

Pembesaran prostat jinak dapat berkomplikasi dalam wujud terjadinya infeksi saluran kemih, terbentuknya batu kandung kemih, tidak dapat BAK, turun berok, hemoroid, dan gangguan fungsi ginjal. terapi yang dapat dilakukan adalah observasi untuk pasien dengan gejala ringan atau sedang tanpa terapi obat-obatan. Selama terapi berlangsung, dilakukan evaluasi 3 sampai 6 bulan. Tindakan lainnya adalah medikamentosa. Ini ditujukan pada pasien dengan keluhan sedang hingga berat, atau pasien yang tidak menunjukkan perbaikan setelah diobservasi. Obat yang dipilih misalnya A – blocker, hormonal, dan lain-lain. Ada juga intervensi yang merupakan tindakan spesialistik yang terdiri atas tindakan minimal invasif, misalnya TUR prostat, laser prostat, dan tuna. Selain itu, operasi terbuka yang dilakukan bila pembesaran prostat jinak disertai batu kandung kemih ukuran besar atau kantung tambahan pada kandung kemih berdiameter besar.

HEALTHY CORNER More Health Articles


Health Articles Rabu, 20 Apr 2016

Obesitas di Usia Mapan

Read More
Health Articles Rabu, 12 Mei 2021

Ketika Menelan Terasa Berat

Read More
Health Articles Senin, 25 Peb 2019

Awet Muda dengan Metode Laser

Read More
Health Articles Selasa, 08 Nov 2016

Perlukah Deteksi Dini Kanker Payudara?

Read More
Call Ambulance Call Ambulance
Find a Doctor Find a Doctor