Close
Close Language Selection
Health Articles

Hair Removal Bebas Rasa Sakit dengan Teknologi Laser yang Prima

Senin, 27 Mar 2017
Hair Removal Bebas Rasa Sakit dengan Teknologi Laser yang Prima

Salah satu cara seseorang, terutama wanita, untuk tampil menarik adalah dengan memiliki kulit yang halus dan terbebas dari bulu. Caranya adalah dengan perawatan hair removal. Cara-cara tradisional masih dilakukan sampai sekarang, tapi kemajuan teknologi membuat teknik pencabutan bulu menjadi semakin nyaman, bahkan tanpa rasa sakit.

Hair removal adalah tindakan atau perawatan untuk menghilangkan, merontokkan, atau mengurangi rambut halus di permukaan kulit. Rambut halus di area tertentu dari tubuh tidak selalu memberikan rasa nyaman, disebabkan karena terlalu tebal, atau karena lokasinya di area yang tidak diinginkan. Sebagian besar wanita lebih nyaman jika kulitnya halus dan cerah, bebas dari bulu-bulu yang tak diinginkan. Ada beberapa teknik yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan bulu, yaitu teknik konvensional dengan mencukur dengan pisau cukur atau mencabut bulu dengan tweezer/pinset waxing dengan lilin dan karamel, serta teknik yang lebih modern dengan krim perontok bulu (depilatory cream), laser IPL, dan laser Nd-Yag.

Hair removal tradisional
Kita sering melihat daftar layanan perawatan cabut bulu di salon-salon kecantikan, salah satunya dengan waxing tradisional. Teknik tradisional ini sudah dilakukan sejak zaman Mesir dan Romawi Kuno. Saat itu bahan yang banyak digunakan adalah madu, karamel dari gula, walnut oil, amonia, bahkan cuka. Caranya dengan memanaskan larutan tersebut, kemudian dioleskan secara merata pada daerah kulit dengan bulu yang tak diinginkan. Segera setelah pengolesan, diletakkan secarik kain di atas larutan tersebut. Penarikan kain secara cepat dapat ikut membawa sebagian bulu yang menempel di larutan lekat tersebut. Hal ini umum dikerjakan berulang-ulang di area bulu yang sulit terlepas. Perawatan ini tergolong mudah, namun dengan bahan alami yang kita cairkan sendiri, kita tak dapat mengendalikan konsentrasi dan temperatur bahan panas tersebut. Walaupun sebagian besar berhasil dilakukan, efek samping negatif sering terjadi, misalnya iritasi akibat konsentrasi yang pekat, luka bakar akibat pengolesan bahan panas, dan luka akibat tarikan kain yang cukup kuat. Hal-hal ini pun dapat memicu terjadinya infeksi kulit dan ruam-ruam kemerahan.

Antisipasi sebelum tindakan hair removal
Ada beberapa hal perlu diperhatikan sebelum seseorang melakukan pencabutan bulu. Kenali tipe tindakan hair removal yang sesuai untuk kulit kita. Individu dengan kulit yang sensitif tak sesuai dengan perawatan menggunakan bahan yang dioleskan seperti wax dan depilatory cream. Teknik mencukur lebih sesuai untuk tipe kulit sensitif, dengan catatan harus menggunakan shaving cream sebagai pelumas, menggunakan alat cukur yang cukup tajam (penggunaan disposable shaver sebaiknya diganti setiap 3-4 kali pemakaian), dan penggunaan soothing cream berupa pelembap setelah tindakan untuk mengurangi efek gesekan dari silet pencukur tersebut. Untuk tipe kulit seperti ini, yang paling aman adalah dengan menggunakan hair removal laser.

Aman dengan hair removal laser
Teknologi hair removal terbaru yang dikenal aman dan nyaman adalah Ultra-Light Quanta dengan jenis Nd-Yag. Teknologi ini dilengkapi dengan pengaturan panjang gelombang dan kecepatan hantaran yang dapat diatur oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Hal ini memungkinkan alat tersebut untuk dapat digunakan secara spesifik sesuai tujuan yang diinginkan.

Sebagai contoh, panjang gelombang 1.064 nm dapat digunakan untuk pigmentasi kulit letak dalam (lapisan dermis), photo rejuvenation untuk mengencangkan kulit dan mengecilkan pori, menghilangkan tato dengan warna hitam/biru tua/gelap, dan hair removal. Panjang gelombang 532 nm untuk pigmentasi superfisial (lapisan epidermis), dan menghilangkan tato warna merah/hijau/kuning, serta 1.320 nm untuk mengencangkan kulit.

Pengaturan energi yang tepat dan spesifik memungkinkan alat ini memberikan efektivitas yang memuaskan, begitu pula kenyamanan karena tak memberikan efek melukai kulit sehingga tak akan didapati lecet setelah sesi laser ini. Sinar laser dengan panjang gelombang yang sudah diatur akan menembus lapisan kulit dan mencapai kromofor (target) yang menyerap energi laser tersebut, dan menghancurkannya. Ini berarti permukaan kulit hanya akan dilewati laser tanpa menimbulkan luka apapun.

Kelebihan hair removal laser
Mencabut bulu dengan laser tentu memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan cara tradisional karena perawatan dengan cara modern ini bersifat permanen dan sangat aman. Laser ini hanya menghancurkan pigmen melanin pada folikel rambut tanpa merusak elemen kulit lain di sekitarnya. Tak ada luka, tak ada rasa nyeri, dan tentunya tanpa ada olesan bahan yang mengiritasi kulit. Sebelum tindakan, Anda akan dipersiapkan dengan pengolesan krim anestesi lokal yang memberikan rasa kebas, sehingga saat yang dirasakan pasien saat perawatan hanya rasa hangat ringan dalam jangkauan yang nyaman.

Kedalaman laser untuk menghancurkan folikel rambut lebih unggul dibandingkan treatment lain seperti shaver, wax, dan epilator. Dengan jangkauan lebih dalam, folikel rambut dipastikan hancur di bagian pangkal akarnya. Hal ini memungkinkan rambut tak mudah timbul kembali.

Teknik modern ini disebut bersifat permanen karena dalam satu kali sesi perawatan alat ini mampu menghancurkan 40 persen folikel rambut secara permanen tanpa kemungkinan kambuh kembali. Folikel rambut kasar akan hilang, digantikan folikel rambut yang sangat halus serupa bulu halus di wajah. Mengapa 40 persen? Karena folikel yang dihancurkan adalah rambut yang dalam masa pertumbuhan (anagen). Pengulangan perawatan dibutuhkan 4-8 minggu kemudian untuk menghilangkan sisa bulu atau rambut yang tersisa.

Setelah perawatan dilakukan, tidak akan ada luka maupun kemerahan, hanya terlihat bintik-bintik folikel rambut yang hancur seperti gumpalan bintik-bintik hitam kecil. Dapat dikatakan bahwa efek samping hampir tak pernah ditemukan pada perawatan hair removal laser apabila perawatan dilakukan oleh dokter yang terkualifikasi dengan alat laser berteknologi prima. Penilaian dokter terhadap parameter energi yang digunakan sangatlah krusial dalam hal ini. Saran dari dokter juga berperan penting untuk perawatan sebelum dan setelah tindakan, sehingga efek samping sangatlah jarang dikeluhkan pasien.

Perawatan setelah tindakan hair removal
Pengolesan krim antibiotik dengan soothing cream diberikan segera setelahnya untuk memberikan rasa nyaman. Tak dibutuhkan penutupan dengan kasa atau plester sekalipun. Hindari gosokan scrub pada daerah tersebut, dan gunakan hanya sabun lembut saat mandi dengan air bertemperatur suhu ruangan. Hindari penggunaan spray atau deodoran atau bedak pada area tersebut. Sebaiknya, gunakan krim yang diberikan dokter dalam kurun waktu 3-7 hari sesuai yang dianjurkan.

dr. Suksmagita Pratidina, Sp.KK

Spesialis Kulit & Kelamin
RS Pondok Indah - Pondok Indah
RS Pondok Indah - Bintaro Jaya

HEALTHY CORNER More Health Articles


Health Articles Jumat, 11 Agu 2017

Waspada Kanker Paru pada Non-Perokok

Read More
Health Articles Senin, 19 Okt 2015

Penanganan Mutakhir untuk Kanker Hati

Read More
Health Articles Senin, 30 Apr 2018

Kanker Serviks Bisa Disembuhkan?

Read More
Call Ambulance Call Ambulance
Find a Doctor Find a Doctor