Bagaimana Cegah Kanker Payudara
27 September 2018

Setiap wanita tentu tak asing lagi dengan istilah ‘kanker payudara’. Penyakit yang satu ini memang menjadi momok bagi kaum hawa, karena payudara kerap dianggap sebagai aset yang berharga. Tak hanya secara fungsional, namun juga secara estetika.

Ternyata, saat ini jumlah penderita kanker payudara sudah berada di atas kanker serviks. Dalam satu setengah dekade terakhir, pertumbuhannya sangat meningkat di Indonesia. Pada tahun 2012, kanker payudara menempati peringkat nomor satu, dan kanker serviks di nomor dua.

Apa faktor penyebabnya?

Banyak wanita tidak sadar bahwa setiap individu punya potensi terkena kanker payudara. Hal inilah yang harus dikedepankan, yakni meningkatkan kesadaran dalam diri masing-masing bahwa setiap wanita berpotensi terkena kanker payudara.

Bagaimana tindakan preventif yang paling tepat?

Tindakan preventif yang terpenting adalah dengan menumbuhkan kesadaran pada diri sendiri. Setelah itu, lakukan deteksi diri yang dikenal dengan SADARI (Periksa Payudara Sendiri), setiap hari ketujuh dan kesepuluh setelah masa haid. Caranya, baringkan badan, ganjal punggung dengan bantal, lalu putar payudara dari atas ke bawah dan dari luar ke dalam. Jika Anda mendapatkan suatu hal yang janggal, segeralah konsultasikan ke dokter.

Deteksi dini juga bisa dilakukan dengan bantuan tenaga klinis, yaitu dengan melakukan USG (ultrasonografi) rutin secara berkala setiap enam bulan sekali. Jangan menunggu ada keluhan baru melakukan USG, karena kanker itu tidak selalu terasa sakit.

Selain kesadaran diri, hal penting apa lagi yang juga harus diperhatikan? Mengedukasi diri lah jawabannya. Perkaya pengetahuan tentang kanker payudara dan jangan pernah ragu bertanya pada para ahli. Di kota-kota besar, mungkin kaum wanita lebih dekat aksesnya dengan pelayanan informasi tentang berbagai penyakit. Namun di banyak pelosok Indonesia, masih minim sekali pengetahuan masyarakat tentang bahaya kanker payudara. Manfaatkan artikel-artikel kesehatan di internet dari sumber yang terpercaya sebagai bahan atau dasar berdiskusi dengan dokter saat datang berkonsultasi mengenai kanker payudara.

Ada yang tak kalah penting, yakni mengatur dan menjaga pola hidup sehat yang dibarengi dengan keseimbangan nutrisi dan makanan. Suplemen yang paling baik adalah suplemen yang berasal dari dapur sendiri. Perbanyak makan makanan yang dimasak sendiri di rumah dari bahan-bahan organik secara alami dan tanpa menggunakan bahan pengawet.

dr. Ismairin Oesman, Sp. B (K) Onk

Dokter Spesialis Bedah Onkologi

RS Pondok Indah – Pondok Indah

Berita Terkini
Solusi Minimal Invasive Untuk Penanganan Masalah Kesehatan
Wajah Baru Women & Fetal Diagnostic Center Dan Klinik Anak RS Pondok Indah – Pondok Indah
Mom’s Gathering RS Pondok Indah Group
Deteksi Dini Skoliosis
Hindari Cedera Bahu Dan Kaki Akibat Olahraga

RS PONDOK INDAH GROUP - COMPLIMENTARY NEWBORN PHOTO SESSION BY BABY AXIOO

Peristiwa kelahiran sang buah hati tentunya adalah momen istimewa yang tak terlupakan. Abadikan kenangan terindah momen kelahiran si kecil bersama Baby Axioo. Dapatkan sesi foto dan merchandise cantik dari Baby Axioo, gratis untuk Anda yang melahirkan di semua rumah sakit RS Pondok Indah Group. Penawaran istimewa ini berlaku untuk Anda yang melah...

Vol 41