Kekayaan Kedelai 
30 April 2018

Pernah menjadi bahan olok-olokan, kedelai ternyata merupakan sumber protein, fitoestrogen, kalsium, serat, serta tak mengandung kolesterol.

Kedelai (Glycine max) juga dikenal sebagai soybean atau soya bean merupakan tanaman spesies polong yang berasal dari Asia. Sejak zaman dulu, kedelai banyak digunakan sebagai bahan makanan sumber protein di berbagai wilayah di Asia. Tak heran jika ditemukan banyak variasi makanan tradisional yang berbahan dasar kedelai, baik yang melalui proses fermentasi (seperti tempe, tauco, dan natto) maupun yang tanpa proses fermentasi (seperti tahu dan susu kedelai).

Keutamaan kedelai:

  • Asam amino komplit. Kedelai mengandung kesembilan asam amino kompleks (histidine, isoleucine, leucine, lysine, methionine, phenylalanine, threonine, tryptophan, dan valine) yang dibutuhkan tubuh untuk mensintesa protein.
  • Bebas kolesterol. Kedelai mengandung fitosterol yang dapat menurunkan kadar LDL kolesterol.
  • Sumber kalsium. Kedelai bisa menjadi sumber kalsium. Sekarang pun terdapat susu formula yang terbuat dari kedelai.
  • Isoflavon. Kedelai mengandung isoflavon yang diduga dapat mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, dan osteoporosis.
  • Manfaat untuk ibu hamil. Kedelai mengandung protein, zat besi, dan asam folat yang penting bagi ibu dan janin. Kandungan seratnya juga diperlukan untuk mencegah konstipasi.

Begitu banyak manfaat yang didapat dari mengonsumsi kedelai. Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya Anda melakukan diet seimbang dengan variasi lengkap, berolahraga, dan jangan lupa cek kesehatan berkala setiap tahun.

dr. David Fadjar Putra, Sp. GK, M.S

Dokter Spesialis Gizi Klinik

RS Pondok Indah - Pondok Indah

RS Pondok Indah - Puri Indah

Berita Terkini
Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri
Grand Opening RS Pondok Indah - Bintaro Jaya
Pembukaan Unit Extracorporeal Shock Wave Lithotrispy (ESWL)
Berbagi Informasi Kesehatan
Tangkal Campak Dan Rubella Dengan Imunisasi

RS PONDOK INDAH - BINTARO JAYA - PROMO VAKSIN KANKER SERVIKS GARDASIL

Menurut Yayasan Kanker Indonesia, jumlah pengidap kanker di Indonesia naik dari 17,8 juta jiwa (di tahun 2016) menjadi 21,7 juta jiwa (di tahun 2017), dengan kanker serviks sebagai penderita terbanyak. Padahal, kanker ini bisa dicegah dengan pemberian vaksin HPV. Berkomitmen untuk menjaga kesehatan Anda, RS Pondok Indah - Bintaro Jaya menyediakan ...

Vol 38